the best

Diphtong atau vocal rangkap


Disebut diphthong atau vokal rangkap karena posisi lidah ketika memproduksi bunyi pada bagian awal dan akhirnya tidak sama. Bunyi yang dihasilkan bukan dua buah bunyi, melainkan hanya sebuah bunyi karena berada dalam satu silabel.[1] 

Pengklasifikasian bunyi bahasa


Pada awalnya para ahli seperti Abdul Chaer dan Verhaar menyatakan bahwa bunyi bahasa dibagi menjadi dua bagian yaitu vocal dan konsonan. Sedangkan Suhendra Yusuf menambahkan bahwa bunyi bahasa dibagi menjadi tiga kelas bunyi utama,yaitu konsonan, vokal, dan semivokal atau semikonsonan[1].

FONOLOGI

Secara etimologi, kata fonologi berasal dari gabungan kata fon yang berarti ‘bunyi’ dan logi yang berarti ‘ilmu’.  Fonologi merupakan bagian dari kajian inguistik yang mempelajari, membahas, membicarakan dan menganalisis bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat-alat ucap manusia[1]

Pembelajaran Keterampilan Menyimak



Setiap orang normal secara lahiriah dilengkapi dengan potensi menyimak, namun belum tentu semua orang menjadi penyimak yang baik. Beragam perhatian yang dimiliki oleh manusia adalah penyebab seseorang menjadi penyimak yang buruk, yaitu: 1) Perhatian primer; 2) Perhatian sekunder; 3) Perhatian sesaat.

Keterampilan Menyimak

Keterampilan menyimak adalah salah satu dari empat kemampuan yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh setiap manusia. Ketrampilan ini diberikan oleh Allah sebagai kemampuan alamiah seseorang yang normal dan kemudian berkembang sesuai dengan pertumbuhan fisiknya.

Strategi Pembelajaran Membaca

Untuk meningkatkan pemahaman terhadap keseluruhan teks, biasanya guru menerapkan kegiatan prabaca, kegiatan inti membaca dan kegiatan pascabaca dalam pembelajaran membaca. Lebih rincinya sebagai berikut:[1] 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...